bebas finansial bersama betonmarkets

Senin, 20 Juni 2011

Kala Cinta menggoda (love story)

serba salah rasanya, mencintaimu,, dgn perbedaan yang teramat hakiki. tapi ketahuilah, aku pun menolak mu mati2an ketika kutau kita beda keyakinan.. tapi ku tak dapat membohongi hati nurani, kutak mampu menghindari gejolak cinta ini
maka maafkanlah aku, mencintaimu, atau biarkanlah kusekedar sayang padamu
maka ijinkanlah aku mencintaimu atau berharap kau juga sayang padaku..

minggu sore yang cerah, kutelepon teman utk sekedar mengetahui kabarnya, tapi tak ada jawaban. lalu hp ku berdering, aku pikir dia menelpon ku balik, tetapi yang terdengar adalah suara laki2 yang pura2 salah sambung
 basi sekali, pura2 salah sambung, tapi ujung2nya mengajak kenalan, biasanya aku tak begitu ingin menanggapi orang2 yang mengajak berkenalan lewat hp,, sepertinya kurang kerjaan, tapi ntah knapa, suara itu terdengar lembut dan memesona. mungkin juga karena sore itu sangat tenang, aku tanggapi saja awal perkenalannya itu,, lalu ia pun memberrikan alamat fbnya,, dan aq add dia.
hmm, lumayan juga, sekilas ku buka info dan profilnya, busyett,, banyak wanita yang muncul mengomentari foto2nya, hmmm..
sejenak aku menutup laptopku, karena ternyata temanku yang kuhubungi tadi menelpon balik.


lalu perkenalan itu berlanjut, lewat obrolan2 d hp. dia terdengar baik dan tulus, menyenangkan berbicara dengannya, menyenangkan karena dia terdengar pintar dan sopan, dia juga bilang kalo ibunya itu orang batak juga,, wahh,,aku senang mendengarnya karena senang rasanya jika orang batak berkenalan dgn sesama suku, ntahlah adat batak mengalir deras dr suku ku, sehingga itu adalah sebuah ikatan erat, walau terkadang tidak kenal sama sekali..
hari pertemuan itu pun terjadi, senang rasanya, bisa menemuinya, ditengah pergulatan menyelesaikan skripsi S1 ku,
ntah kerena ditelepon pun sudh sering mengobrol, rasanya pun tak canggung berbicara dengannya,, ternyata dia memang baik dan pintar.. hmm.. tapi aku lupa satu hal, dia ternyata tak seiman denganku, aku pikir orang batak itu pasti rata2 sama keyakinan denganku. aku pun kecewa, rasanya tak ingin meneruskan komunikasi itu, tapi hati kecilku berbicara, mengapa agama menjadi pembatas untuk mengenal seseorang, tak baik juga berfikir hanya karena agama, jadi tak mau mengenal pribadinya..
hari2 pun berlanjut, perasaan dekat itu pun berlanjut.. logika bersikeras untuk berkata jangan mendekat, tapi hati.. dia bandel, dan selalu ingin dekat.
pada satu waktu,, aq pun mengerti,, bahwa cinta itu memang tak kan memiliki, tapi ada sesuatu didalam dirinya yang membuatku berfikir lagi dan lagi, apakah dengan pertemuan ini, menyadarkanku juga, bahwa selama ini.. aku selalu terpuruk dengan mimpi masa lalu ku yang buruk,, mimpi2 yang selalu membuatku terkadang menjadi manusia dengan ego, hanya aku sendiri yang menentukan jalanku,
aku tersadar, dan bertanya.. apakah artinya ini, selama ini tak pernah terfikirkan utk mencintai orang yang tak seiman denganku, selama ini,, aku tak pernah mencintai orang di luar agamaku.. aku menolaknya dengan keras, mencoba mengenyahkannya dari hatiku..
segala upaya kulakukan, tapi suatu saat aku bergetar, ketika ku tanyakan pada Tuhan.. mengapa, Kau beri rasa ini untukku. mengapa Kau biarkan aku mencintainya, dan tak kutemukan jawabannya..dan ini semakin menyakitkan. aku mulai mencari pendukung hatiku, mendengarkan banyak nasehat dr org2 terdekatku,, yg mengatakan jangan.. jangan dan jangan. aku pun mendatangi tempat ibadah dan menceritakan masalhku,, dan ia katakan pun membuatku semakin sakit . lidia " kau pilih dia atau Tuhan?"
tak terbendung air mata ini mendengar perkataanya, siapakah diantara kalian yang mengerti hati ini?? logika ku pun berjalan, mereka semua benar, tak boleh begini terus.. perjalanan dua jam,, mengendarai motor.. sepanjang perjalan itupun, hanya air mata yang menjadi saksi bisu, kepiluan hatiku.. Aku kembali bertanya pada Tuhan, dalam perjalan pulang menyusuri jalan2 yang sepi, aku melihat sekelilingku,, ketika Tuhan tak juga beri jawaban, aku bertanya pada alam disekitarku, menatap gunung2 di kejauhan, aku hanya bisa sampaikan, jika semesta mendukung, maka dengarlah isi hatiku, kutitipkan ia padamu dan sampaikan pada Penciptaku, aku mencintainya.. setulus alam yang menjadikan kehidupan ini ada.
lalu pertanyaan itu terus berlanjut, hati ini terasa lelah.. akhirnya kuputuskan untuk membiarkan hati ini terus mencintainya, hingga sampai pada ujungnya kelak, aku pun harus tau..
aq mulai mencari tahu ttg orang2 yang menjalin cinta yang beda agama, bahkan ada yang sampai menikah.. seorang ibu, bernama Magdalena, secara kebetulan, menikah beda agama,, dia pun bercerita panjang lebar dan juga mengatakan jangan, kamu akan terluka, aku katakan bahwa kamu harus mengerti itu tak mudah, lupakan dia, cukuplah kau tau, kau dihatinya dan dia juga ada di hatimu..
lagi2 hatiku hancur,, tp tak apa, aq semakin yakin bahwa itu tak mungkin,.
tapi
lalu teman2 ku pun berkata hal yg lebih menakutkan, surga dan neraka.. itu akan menjadi perzinahan seumur hidup jika itu terjadi.. ahhh, mengerikan sekali resiko yang hrus ditanggung, aku pun kembali bertanya, mengapa itu tak boleh terjadi?
ada yang mengatakan padaku, menikah seagama saja belum tentu akur bahagia apalagi yang beda.. Oh Tuhan, mereka benar..  Tapi aku berharap ada seseorang yang mengatakan itu bisa.. tapi tak mungkin, semuanya mengatakan jangan,, hingga pada satu malam, aku menghadiri sebuah persekutuan doa, dgn pembicara seorang wanita bule, ms Campbel namanya, aku menceritakan masalhku,, dan aku bertanya."apakah salah jika mencintai seorang muslim" dia menjawab, tentu saja tidak.. kita diciptakan oleh kasih Tuhan, kasih yang terbesar dariNya untuk mengasihi sesama manusia, dgn cinta yang meluap luap,, kita penuhi hidup kita dgn cinta.
ahh, lega rasanya, ada yang menganggap itu bukan kesalahan, trimakkasih Tuhan doaku dijawab,, itu tidak salah
tapi  hanya dia yang berkata begitu, sedangkan 99 persen menentangku utk mencintainya.. ada yang mengatakan itu akan menjadinya perjinahan seumur hidup,, woow, seram sekali.. ada yang memepermasalhkan ttg surga dan neraka.
 ada satu yang salah,, dan ini adalah hasil pemikiranku sendiri..

Jutaan tahun yang lalu, ketika manusia purba sudah ada, manusia yang hidup pada jamannya itu, tak mengenal adanya Tuhan yang satu,, mereka menyembah gunung2,, yang dianggapnya memiliki kuasa melebihi kuasa yang melebihi kuasa manusia.. mereka meyembah pohon2 yang dianggap memiliki kekuatan diluar kemampuan manusia.. tak ada agama pada saat itu..
manusia primitif sudah ada 30 juta tahun yang lalu, dibuktikan oleh goresan2 gambar pada sebuah gunung Tha (yang artinya besar).. seorang kaisar menggoreskan gambar2 dirinya digunung itu, utk menyatakan bahwa ia, seorang kaisar tunduk pada gunung suci itu.
itulah yang dikenal dengan animisme.. berikutnya dinamisme,, dan akhirnya,, ketika manusia mulai beradab, mulai meneganl tulisan, mulai lah ditulis kitab2 nabi,, agama yang menyatakan bahwa Tuhan adalah pencipta alam semesta.. Bahwa Tuhan adalah yang patut dipuji dan disembah, bukan lagi gunung2, bukan lagi pohon2.. dan saat itu, muncul agama.. hindu, budha, kristen, islam..
dan  ketika ku mengerti, agama adalah media utk menyatakan Tuhan itu ada, Umat kristiani, pada masa Yesus lahir dinubuatkan menjadi anak Allah yang menyatakan kebenarannya, dalam jalannya memberitakan firman Tuhan, begitu juga dgn Nabi Muhammad SAW, ia yang merupakan Rasul,, mengajarkan kebaikan,, utk menyembah dan berlindung kepada Allah.. dan Budha, Hindu yang mengajarkan utk berderma, menolong sesama.. Sperti yang dilakukan oleh pangeran Sidharta Gautama, seorang pangeran dari kerajaan yang sangat berkelimpahan, memutuskan utk melepaskan dirinya dari kemewahan, dan menemukan pencerahannya sebagai Sang Buddha..

lalu yang mana yang salah, jika semua agama itu mengajrkan kebaikan, menuntun kepada surga.. dan sinilah letak masalahnya, pengertian surga, atau nirwana, jika menikah dgn beda agama berarti masuk neraka, lalu apakah seseorang lesbi atau homo akan masuk surga?
jika surga orang kristen,  surga orang muslim, dan nirwananya Buddha dan Hindu itu berbeda,, lalu siapa yang berhak memasukinya.. seorang kristen yang penjudi, pencuri, pembunuh, asalkan dia mengaku mencintai Yesus dan menjadi juru selamatnya,apakah akan masuk surga dan seseorang atheis yang tak mengenal Tuhan, tapi selalu menolong orang lain, mencintai dan mensyukuri nafasnya, apakah karena tak mengenal yesus lalu pantas masuk neraka?
itu membingungkan ku, jika pandangan hidup itu akhirnya menuntun seseorang menjadi fanatik, dan akhirnya berfikir bahwa agamanya dalah yang terbaik, semua isi kitab suci adalah tuntunan yang terbaik.. tapi coba pahami.. Nabi2 itu diutus adalah sama oleh Tuhan, utk memberitakan kebaikan, ketika dunia ini sudah penuh dgn kejoliman, penuh dgn kemunafikan.. yang berpura baik,, tepai belum tentu,, yang terlihat patuh beribadah, tetapi juga belum tentu..
ketika Tuhan Yesus pun menderita, disalibkan, itupun utk mengatakan bahwa jalan kebenarannnya adalah penderitaan,, yang tahan uji akan godaan iblis.. yang merupakan malaikat Tuhan yang paling cerdas, yang akan mengaburkan pengertian kebaikan itu sesungguhnya.. tidakkah kamu menyadari,, bukan saja agama dijadikan alasan utk membunuh sesamanya, untuk meyatakan yang terbaik. tapi pahamilah Tuhan itu satu, yang tak terlihat,, bahkan malaikat malaikat, dewa dewi, surga dan neraka adalah media utk kita menyadari hakikatnya manusia, yang merupakan mahluk yang sempurna. yang memiliki nafsu, akal, pikiran.. dan manusia akan selalu jatuh ke dalam dosa.. coba pikirkan, adakah satu manusia di muka bumi ini yang tak berdosa.. yang suci tak bercacat tak bercela.. tidak ada.. karena manusia sudh jatuh ke dalam dosa,, bahkan nenek moyang kita,  Adam berdosa dan kalah oleh godaan setan yang terkutuk, tetap memakan buah yang terlarang.
maka itu agama, adalah tempat mengadu, tempat berlindung.. dari segala goda setan yang terkutuk..
Dan mengertilah, kita tercipta oleh kasih Tuhan, oleh kasih orang tua, oleh kasih sesama, mencintai secara universal, memahami kehidupan dari sudut pandang yang berbeda.. berdermalah, temukan pencerahanmu.. dunia sudah semakin tua, sudah semakin rusak, bukan perkara siapa Nabimu, apa agamamu,,
dan ini semua kutuliskan untuk cinta dan pengertian , semesta mendukung, pada kita yang memahami cinta yang tulus, terhadap sesama terlebih terhadap Tuhan Yang Esa. manjadi seimbang lah.. temukan Yin dan Yang dalam dirimu, energi yang tak dipetakan oleh akal sehat.. energi yang tak bisa dimusnahkan,, tetapi membawa kita pada satu kepastian.. bahwa kita tak berbeda.. diciptakan dari debu yang akan kembali ke debu.. dan kelak surga atau neraka itu. adalah sebuah tempat yang tak nyata, tapi ada.. dan tujuan akhir manusia,, dan disanalha,, hanya ada aku dan Tuhan.. tidak ada orang tua, tidak ada teman, tidak ada sahabta, adik dan kakak, kita dihakimi oleh perbuatan kita baik dan buruk, itu pasti.. tapi Tuhan itu baik,, tak selamanya kita ada di neraka, kita masuk surga dan tujuan kita, bukan... dan jalanmu adalah kebebasanmua.. temukan derma mu , berbuat baiklah senantiasa,, walau kadang kamu disakiti,, itu akan di beri pada hari akhir kelak.. Tuhan memilihmu utk menyatakan kebenaran,, utk mengasihi sesama,, dan alam semesta...
  Tuhan semesta alam.. ia ada di hati kita sekalian..

Tidak ada komentar: